INACRAFT kembali digelar tahun ini dengan menghadirkan kerajinan kerajinan yang tak kalah bagus dari tahun sebelumnya.

SEPERTI tahun-tahun lalu, INACRAFT kembali hadir pada periode akhir April. Tahun ini  menggandeng kerajinan kekayaan dari provinsi Sumatera Barat. INACRAFT sebagai pameran kerajinan terbesar, diprakarsai oleh ASEPHI (Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia) bekerjasama dengan PT Mediatama Binakreasi. Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang ke-18, hari ini (20/4) resmi dibuka hingga 24 April 2016. Pergelaran produk ini (20/4) resmi dibuka hingga kerajinan Indonesia terbesar ini mengangkat tema “The Splendour of Minangkabau” sebagai ikon utama di tahun 2016.

Pameran INACRAFT kali ini diikuti kurang lebih 1.334 peserta yang merupakan pengusaha, produsen, pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini peserta mandiri ada sekitar 64% dari keseluruhan stand yang ada, sedangkan 36% berasal dari stand dinas dan BUMN.  Alasan diadakannya di bulan April karena bulan ini merupakan musim  para buyer untuk mencari dan bertransaksi. INACRAFT sudah masuk dalam agenda tahunan para buyer. Negara-negara yang menjadi pasaran utama INACRAFT biasanya datang dari Amerika Serikat, Australia, Jepang, Hong Kong, Nepal, Rumania, Singapura, Sri Lanka, dan Brunei Darussalam.  INACRAFT tahun ini juga menjadi kesempatan bagi kedutaan Indonesia di Brunei Darussalam. Kedutaan Indonesia yang berlokasi di Brunei Darussalam mengorganisir buying mission terdiri dari perusahaan – perusahaan local agar bisa hadir di pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia.

INACRAFT yang ke18, membuka kesempatan bagi para member buying mission untuk dapat berdiskusi dengan ASEPHI (Association of Exporters and Producers of Indonesian Handicraft) agar saling mendukung satu sama lain dalam rangka mengembangkan SME (small and medium enterprises).

Target penjualan INACRAFT pada tahun ini diperkirakan meningkat sebesar 5% dari tahun lalu, dan diharapkan pengunjung tahun ini akan mencapai sekitar 200 ribu selama lima hari ke depan serta 1000 buyer dari 60 negara.

Dalam acara empat hari ke depan, INACRAFT, juga mengadakan seminar, forum bisnis, hingga konsultasi bisnis (untuk para peserta INACRAFT). Untuk seminar pada tanggal 21 April2016, akan ada diskusi tentang “Kegiatan Konkrit Kerjasama Ekonomi ASEAN untuk meningkatkan Ekspor Produk UKM Di masa Datang”, selanjutnya untuk forum bisnis ada “Kiat Sukses Mengelola UKM Menjadi  Pelaku Ekspor”. Untuk INACRAFT tahun 2016, diharapkan juga para peserta yang hadir bisa menjadi eksportir dan turut serta memasarkan produknya di luar Indonesia.

Hal lainnya yang spesial adalah INACRAFT akan memberikan apresiasi bagi para pengusaha, pengrajin yang memiliki stand terbaik di tahun ini dan akan mendapatkan hadiah yang spesial berupa satu stand gratis.  INACRAFT juga mengadakan INACRAFT Award dengan menghadirkan 10 juri yang menilai dan memilih produk terbaik di tahun 2016 ini.

INACRAFT juga memberikan apresiasi kepada pengunjung yang hendak hadir yaitu dengan menyediakan berbagai fasilitas seperti shuttle bus gratis dari JCC ke bandara (begitu juga sebaliknya) dan berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta dan sekitarnya, antara lain Mall Taman Anggrek (Jakarta), Margo City (Depok), dan Summarecon Mall Bekasi.

PADANG, IKON INACRAFT 2016 Sebagai pameran kerajinan  tangan terbesar di Indonesia, nama  INACRAFT dikenal baik di dalam negeri maupun luar negeri. Setiap INACRAFT hadir, ratusan hingga ribuan pengunjung memadati event besar yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) ini. INACRAFT selalu mencapai transaksi hingga milyaran, tak heran, hingga tahun ini diharapkan ada sekitar 200 ribu lebih pengunjung dan 1000 buyer yang turut serta meramaikan pelaksanaan pameran ini. Diharapkan tahun ini, provinsi Sumatera Barat dapat menjadi sentral dan atensi INACRAFT 2016 dan dapat mencapai target transaksi yang lebih daripada tahun-tahun sebelumnya.

Warta Inacraft 2016, Rabu, 20 April 2016