Kris Sandhi Soekartawi, B.Sc, MBA
Konsultan MEA Center

Wartainacraft (W.I): Apa misi dari ASEAN Economic Community Center (AEC Center) pada perhelatan INACRAFT 2016?  Kris Sandhi Soekartawi (K.S.S):  Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah berlaku sejak 1 Januari 2016. Tetapi pada kenyataanya banyak masyarakat khususnya pelaku usaha yang masih belum mengetahui manfaat dari MEA itu sendiri. Maka dari itu, salah satu program kerja dari AEC Center adalah untuk berpartisipasi dalam acara-acara publik seperti ini. Tujuan dari keikut sertaan kami ini adalah agar pengunjung yang hadir ke pameran ini bisa mengetahui lebih lanjut mengenai MEA dengan hadir di booth AEC Center untuk mendaptkan penjelasan yang lebih detil, komperehensif, dan lebih dalam apa itu MEA. Karena seperti yang kita ketahui, kebanyakan pengunjung dari INACRAFT adalah buyer dan pelaku usaha. Menurut observasi pribadi saya, pengunjung itu ada beragam seperti konsumen pribadi tapi kebanyakannya adalah buyer. Para buyer ini akan membeli sebuah produk yang akan diperbanyak dan diperjual belikan kembali. Maka dengan adanya AEC Center ini, para pelaku usaha dapat mengetahui peluang MEA dan jika ada kesulitan dalam peluang pasar untuk mengekspor produk-produk yang dijual maka kami dapat membantu based on data bagaimana produk-produk tersebut dapat diekspor ke mancanegara.

W.I: Harapan Anda untuk INACRAFT 2016 ini seperti apa?
K.S.S: Harapannya adalah lebih banyak produk-produk dalam negeri contohnya kerajinan tangan atau produk lainnya yang memiliki ide yang orisinil, tidak mencontek hasil karya orang lain dapat lebih berkembang terutama peluang ekspornya tidak hanya di pasar ASEAN tetapi di berbagai belahan dunia. Dan acara ini juga menjadi reminder bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan mutu dan kualitas dari produk yang diperdagangkan sehingga mampu bersaing dengan produk-produk buatan mancanegara.