SELAYANG PANDANG

At a Glance 

A region in the western top of Sumatera Island with a unique and very attractive nature was a place of stopover as well as business and cultural gateways that connect east and west since centuries ago. Aceh was the first region where the Islamic religious development in the archipelago was introduced by Gujarati merchants from Arabia. 

The art and culture that is born of the community is former of the wisdom in addressing the nature and religious beliefs of people. Besides that, the arts and culture in the community also provide positives value to the daily life of community. Motive of crafts, artwork and architecture influenced by some elements including flora that is sterilization herbs either in the form of leaves, stems, or flowers, fauna that are often seen and the natural motif of the heavens and the clouds, the sky and the moonlight and sea and the stars. Another motif that is very dominant and often used as a cultural element is the religious motif in the form of crafts taken from Al Quran. 

Aceh government wishes to be an icon of INACRAFT 2020 as precise step introducing art, creative and cultural work to Indonesian and foreign people. Aceh has lot of advantages and potentials resource that can be regional economic activators and encourages investment for the progress of the province. The natural potentials of veranda of Mecca is very exotic and promising, should be more sounding comprehensively to the community to be interested in visiting. On the other hand, handicraft which produced is diverse with extraordinary uniqueness. With the branding “The Light of Aceh” the government continuously conducts promotion of tourism, art and culture of Aceh not only in the country. 

The target of Aceh government is certainly motivating us to contribute to the development of Aceh through the exhibition of INACRAFT 2020. On this occasion, we also took the manufacturer, entrepreneur handicraft with the government of the Aceh province to take part promoting the creative work of Indonesian handicraft in INACRAFT which will be held on 2-6 September 2020 in Balai Sidang Jakarta Convention Center. 

Make sure you participate in this prestigious exhibition! 

Dr.H.Mucshin Ridjan, SE., MM. 

Chairman The Association of Exporters and Producers 

of Indonesian Handicraft

Sekilas 

Sebuah wilayah di ujung barat pulau Sumatera dengan keindahan budaya dan alam yang sangat menarik serta unik, pada awalnya menjadi tempat persinggahan serta pintu gerbang perniagaan dan kebudayaan yang menghubungkan Timur dan Barat sejak berabad-abad lampau. Aceh merupakan wilayah pertama tempat berkembangnya agama Islam di Nusantara yang diperkenalkan oleh para pedagang Gujarat dari Arab. 

Budaya dan seni yang terlahir dari masyarakat merupakan perwujudan dari kearifan dalam menyikapi alam dan keyakinan (religiusitas) masyarakat Aceh. Selain itu, seni dan budaya dalam masyarakat juga memberikan nilai posistif terhadap keseharian masyarakat itu sendiri. Motif dari sebuah karya kerajinan, karya seni maupun arsitektur dipengaruhi oleh beberapa unsur, di antaranya motif flora yakni sterilisasi tumbuh-tumbuhan baik berbentuk daun, batang, ataupun bunga-bungaan, motif fauna yakni hewan yang sering dilihat dan disukai, motif alam di antaranya langit dan awannya, langit dan bulan serta bintang dan laut. Motif lain yang sangat dominan dan sering digunakan sebagai unsur budaya adalah motif keagamaan berupa ukir-ukiran yang diambil dari ayat-ayat suci Al Quran. 

Besarnya keinginan Pemerintah Provinsi Aceh menjadi ikon INACRAFT 2020 sebagai langkah yang tepat memperkenalkan seni, karya kreatif dan budaya kepada masyarakat Indonesia serta mancanegara. Aceh memiliki banyak potensi dan keunggulan yang mampu menjadi motor penggerak roda perekonomian daerah serta mendorong investasi bagi kemajuan daerah tersebut. Potensi alam Serambi Mekkah ini sangat eksotis dan menjanjikan, maka perlu digaungkan lebih komprehensif kepada masyarakat supaya tertarik berkunjung. Di sisi lain, seni kriya atau kerajinan yang dihasilkan pun beragam dengan keunikan yang luar biasa. Dengan branding “The Light of Aceh” pemerintah Provinsi terus menerus melakukan promosi wisata, seni dan budaya Aceh tidak hanya di dalam negeri. 

Target dan harapan pemerintah provinsi Aceh tentunya memotivasi kami untuk ikut berperan membangun kemajuan Aceh melalui kegiatan pameran INACRAFT 2020. Pada kesempatan ini, kami juga mengajak produsen, pengusaha handicraft bersama pemerintah Provinsi Aceh ikut mengambil bagian mempromosikan karya kreatif handicraft Indonesia di ajang pameran INACRAFT yang akan diselenggarakan tanggal 2-6 September 2020 di Balai Sidang Jakarta Convention Center. 

Pastikan keikutsertaan Anda di pameran bergengsi ini! 

Dr.H.Mucshin Ridjan, SE., MM. 

Ketua Umum ASEPHI

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart

Tidak ada produk di keranjang.