SELAYANG PANDANG

Micro, small, and medium enterprises and cooperatives still have a large contribution (61% of gross domestic product) to the Indonesian economy and even expected to be 65% by the end of year 2024. One of the advantages of MSMEs is its durability in coping with tough conditions and ability in surviving the economic shock. Although it cannot be denied that Covid-19 has made a great impact on the Indonesian economy, particularly in the craft sector and other creative industries and tourism in general.

Nevertheless, we are certain that 2022 will be the year to rise altogether with adaptation in activities. Staying passionate to create innovation and willing to collaborate to move forward together including synergizing to enter the supply chain business in digital transformation era is an eective means for the development of MSMEs in the future. This needs to be done to pursue the economic growth of MSMEs. ASEPHI, as the initiator of INACRAFT, understands the diculties and obstacles faced during this 2-years of absence. With new concept, INACRAFT REBORN – in hybrid form, which will be implemented gradually, as one of the vision and mission of ASEPHI as organization, in helping and providing a medium to its members to promote its products in accordance with the needs and development of the world society.

With INACRAFT 2022, the spirit of MSMEs to revive brings our hopes together to recover soon. One of the provinces that is eager to support the national economic recovery program is the West Java Provincial Government. The uniqueness and creativity of West Java residents, as a domain famous for a countless of creative products reference of Indonesia, to become an icon of INACRAFT 2022 is like Pucuk di Cinta Ulam Tiba. The presence of West Java as an Icon considered as the right move to rebuild the ghting spirit of craft creative artists. This move is not only becoming the foundation to restore the economy of MSMEs in West Java province but also for all artisans and potential domestic and oversea buyers to perceive that the craft economy sector has been revitalized. INACRAFT presented to full people’s passion and thirst for craft products and to meet the development of Indonesia’s increasingly competitive creative market with both oine and virtual concepts.

Right now, our priority is to rebuild the market condence. Undeniably this must be in sync with the implementation of health protocols in every activity. By prioritizing the recovery of the domestic market which will become the perfect momentum to become the host in our own country, we believe the masterpiece of handicraft products from all over Indonesia are able to kick off and create opportunities for Small and Medium Micro Enterprises (MSMEs) markets globally through INACRAFT exhibition.

On this occasion, we would like to invite producers, handicraft entrepreneurs and artisans together with the West Java Provincial Government to showcase the creative work of Indonesian handicraft at INACRAFT exhibition on March 23-27, 2022, at Jakarta Convention Center. Make sure your participation in this prestige exhibition and become one of the historical factors of Indonesian craft MSME struggle to thrive in support of the National Economic Recovery Program!

UMKM dan koperasi hingga saat ini masih memiliki kontribusi besar (61% dari produk domestic bruto) terhadap perekonomian Indonesia bahkan diharapkan menjadi 65% pada akhir 2024. Salah satu kelebihan UMKM adalah daya tahan dalam menghadapi kondisi sulit dan mampu bertahan dari goncangan ekonomi. Meski tidak bisa dipungkiri bahwa Covid-19 memberikan dampak yang sangat hebat dalam perekonomian Indonesia, khususnya di sektor kerajinan dan industri kreatif lain serta pariwisata pada umumnya.

Namun demikian, kami yakin tahun 2022 merupakan tahun untuk bangkit bersama dengan melakukan adaptasi dalam berkegiatan dan aktivitas. Tetap semangat menciptakan inovasi dan bersedia berkolaborasi untuk maju bersama termasuk bersinergi masuk dalam rantai pasok bisinis dalam transformasi digital merupakan sarana efektif untuk kemajuan UMKM dimasa datang. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengejar pertumbuhan perekonomian UMKM. ASEPHI sebagai penggagas INACRAFT memahami kesulitan dan kendala yang dihadapi selama kevakuman 2 tahun ini. Dengan konsep baru INACRAFT REBORN dalam konsep HYBRID yang akan dilaksanakan secara bertahap sebagai salah satu berwujudan visi dan misi ASEPHI sebagai oragnisasi dalam membantu dan memberikan wadah kepada anggotanya berpromosi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat dunia..

Pada INACRAFT 2022 semangat UMKM untuk bangkit membawa harapan kita bersama untuk segera pulih. Salah satu provinsi yang semangat untuk bersama-sama mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Keunikan dan kreatiftas warga Jawa Barat sebagai provinsi dengan segudang produk-produk kreatif rujukan Indonesia untuk menjadi ikon INACRAFT 2022 bak pucuk dicinta ulam tiba. Hadirnya Jawa Barat sebagai Ikon sebagai langkah yang tepat membangun kembali semangat juang pelaku kreatif kerajinan. Langkah ini tidak hanya menjadi pijakan untuk memulihkan perekonomian UMKM di provinsi Jawa Barat namun untuk semua perajin dan potensial buyers dalam dan luar negeri bahwa geliat ekonomi sektor kerajinan telah . INACRAFT hadir memenuhi kerinduan masyarakat akan produk kerajinan dan memenuhi kemajuan pasar kreasi Indonesia yang semakin kompetitif INACRAFT yang akan hadir dalam dual konsep oine dan virtual.

Saat ini prioritas kami adalah membangun kembali kepercayaan pasar. Tentu hal ini harus dibarengi dengan implementasi protokol kesehatan dalam berkegiatan. Dengan memprioritaskan pemulihan pasar domestik terlebih dahulu yang akan menjadi momentum tepat untuk menjadi tuanrumah di negeri sendiri, kami sangat berharap agar produk kerajinan anak bangsa dari seluruh Indonesia mampu menggebrak dan membuka peluang pasar-pasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada ranah global melalui pameran INACRAFT.

Pada kesempatan ini, kami mengajak produsen, pengusaha handicraft serta perajin bersama pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut mempromosikan karya kreatif handicraft Indonesia di pameran INACRAFT yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 – 27 Maret 2022 di Balai Sidang Jakarta Convention Center. Pastikan keikutsertaan Anda di pameran bergensi dan manjadi salah satu pelaku sejarah perjuangan UMKM kerajinan bangkit mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional!.

Dr. H. Mucshin Ridjan, SE., MM.
Ketua Umum/Chairman
The Association of Exporters and Producers of Indonesian Handicraft

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart

Tidak ada produk di keranjang.

× Bisa kami bantu?